rss

Cari Sepatu Keren??

Sekilas Tentang Sekolah Dasar (SD) di Jepang

Sengaja saya menulis artikel ini 'Sekilas Tentang Sekolah Dasar (SD) di Jepang' untuk lebih mengenal secara singkat tentang sekolah dasar di Jepang. Mengingat saya sendiri sebagai salah satu guru SD di Indonesia ingin sejenak melihat ke luar sana demi meningkatkan wawasan tentang dunia pendidikan. Baiklah mukadimahnya tidak akan panjang-panjang, langsung saja kita tengok bersama.

 
A. Gedung Sekolah Dasar di jepang (Toyosato Elementary School)

1. Toyosato Elementary School tahun 1937-2007


2. Toyosato Elementary School tahun 2009 setelah direnovasi. Terlihat lebih elegan


3. Pintu masuk. Anda harus melepas sepatu dan diganti dengan kaos kaki.


4.Salah satu ruang kelas



5. Ruang Perpustakaan



Sumber: http://photoguide.jp/pix/thumbnails.php?album=143

B. Profil Guru di Jepang
Guru-guru di Jepang adalah lulusan Perguruan Tinggi, berlatar belakang pendidikan, sosial, bidang sains, IT, engineering, dll yang telah menamatkan pendidikan S1. Bagi calon guru yang bukan berlatar belakang fakultas pendidikan, perlu mengambil beberapa mata kuliah yang terkait dengan pendidikan, misalnya Konstitusi Pendidikan Jepang, Psikologi Mengajar, Teknik Mengajar, dll, supaya dapat memperoleh lisensi guru.
Dengan meningkatnya kasus bullying (ijime) , bunuh diri dan DO di sekolah-2, kepercayaan kepada guru merosot tajam. Kementrian pendidikan (MEXT) bahkan mengadakan survey dan evaluasi terhadap guru-guru yang tidak punya kapabilitas memadai sebagai pengajar dan pendidik. Sebagian besar guru non professional tersebut adalah guru-guru senior, sekitar 40-50 tahun ke atas. Masyarakat Jepang sangat kental dengan pengkategorian senior yunior-nya, termasuk juga di kalangan para guru. Guru-guru yunior adalah yang berumur 20-30 tahun-an.
Karena tingginya angka ketidakprofesionalan di kalangan guru senior, maka dirancanglah sebuah kebijakan yang bermaksud memperbaiki ketidakmampuan tersebut. Kebijakan yang dikenal sebagai `shinmenkyou seido` (new license system) mewajibkan guru untuk mengikuti sejumlah training yang diadakan dan dibiayai oleh MEXT atau The Board of Education di tingkat daerah setiap 10 tahun sekali. Kebijakan ini tentu saja menuai protes keras dari kalangan guru. Pertama karena selama ini mereka toh sudah mengikuti banyak training, kedua mereka harus meninggalkan sekolah untuk pergi ke universitas terkait dan belajar di sana, ketiga, MEXT terlalu dini menyalahkan guru atas kasus kriminal di sekolah, dan lupa meminta pertanggungjwaban orang tua dan keluarga dalam masalah pendidikan.
Salah satu kebijakan lain yang berkaitan dengan profesionalisme guru adalah keinginan pemerintah Jepang untuk membuat semakin bnayak guru memiliki Master Degree. Saat ini terdapat 1.4% guru SD bergelar Master, 2.7% guru SMP , dan 10.6% guru SMA memiliki gelar Master.
Program-program baru dibuka di Universitas untuk memfasilitasi rencana ini, dengan membuka kelas malam yang memungkinkan para guru untuk tetap aktif mengajar di sekolah masing-masing dan juga berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan di universitas. Beberapa guru dikirim atas biaya pemerintah daerah, namun sebagian besar guru belajar atas inisisatif pribadi.
Menurut saya kebijakan shinmenkyou tidak perlu ada jika training guru berjalan dengan prosedur yang benar dan pengontrolan kinerja guru juga berjalan baik. Sebagaimana profesional lainnya seperti dokter, hakim, konsultan, pegawai kantor tidak pernah diminta lisensi baru, maka guru pun selayaknya tidak dimintai lisensi yang baru. Lisensi hanya diperlukan untuk barang/produk, sedangkan profesi atau guru tidak manusiawi jika dia harus dilisensi ulang/ditera ulang.
Pengalaman guru mengajar dan bergaul dengan anak sepanjang masa kerjanya sudah merupakan modal berharga untuk mengasah kemampuan mendidiknya. Guru yang berpengalaman bahkan lebih pandai menarik hati anak daripada guru muda. Namun kehidupan sosial masyarakat yang berubah drastis secara cepatlah yang membuat kehidupan anak sekarang berbeda dengan anak-anak di masa dulu. Apa yang diajarkan guru di sekolah belum tentu anak sesuai dnegan apa yang dilihatnya di rumahnya atau di lingkungannya.
Profesionalisme guru menurut saya ada dua, profesional dalam pelajaran yang diajarkannya dan profesional dalam kemampuannya mengasuh, mendidik anak di sekolah, yang meliputi pengembangan badan, otak dan hatinya. Profesionalisme teknik pengajaran, ilmu-ilmu baru yang berkaitan dengan mata pelajaran yang diajarkannya perlu diperdalam di fakultas tertentu yang sesuai. Sedangkan profesonalisme sebagai pembina, pengasuh, pendidik akan lebih bermakna jika mereka diajarkan psikologi anak, yang selama ini hanya menjadi mata pelajaran wajib bagi mahasiswa jurusan psikologi yang kemungkinan besar lusannya tidak akan menjadi guru tetapi kebanyakan akan mencari pekerjaan yang lain.
Tapi apa mau dikata, guru yang dulu sangat dihormati dalam strata masyarakat Jepang, kini sudah setara dengan barang yang harus ditera ulang. Ditambah lagi dengan potongan gaji guru dan sistem teacher appraisal yang kemungkinan akan mengurangi pendapatan seorang guru. Akibatnya makin sedikit orang muda yang ingin menjadi guru di Jepang saat ini.

C. Gaji Guru di Jepang
Seberapa sejahterahkah guru-guru di Jepang ? Sebagai parameter mudah untuk mengukurnya : hampir semua guru di Jepang memiliki mobil. Tapi ini jawaban yang tidak akademis karena tidak ada datanya (^_~)
Tapi boleh dikatakan profesi guru di Jepang adalah profesi yang bergengsi. Penghormatan kepada guru pun cukup tinggi. Setiap saya berkenalan dengan orang Jepang, dan menyebut pekerjaan saya di Indonesia sebagai guru SMA, mereka selalu terkagum-kagum sambil mengatakan : hebat…hebat….!! Padahal kalau di Indonesia tidak akan ada yang memuji.
Ok, mari kita telaah sistem penggajian guru di Jepang.
Sebagai gambaran berapa besar gaji yang diterima oleh guru di Jepang, saya mengutip data dari link salary sedunia

Grade Teachers
Yen (a month)
Head-Teachers
Yen (a month)
Principal
Yen(a month)
2 156,500 292,500 422,400
4 184,200 320,900 439,800
6 202,500 348,600 456,200
8 217,900 369,500 471,500
10 237,600 389,000 485,600
12 262,000 406,100 500,100
14 288,200 422,200 512,100
16 315,700 437,300
18 342,700 451,000
20 362,900 463,800
22 381,400 474,100
24 397,600 482,200
26 411,200 488,400
28 422,400
30 432,300
32 441,300
34 449,700
36 455,900
Data ini dikutip dari buku Education at a Glance-nya OECD (Japan).
Data tersebut adalah gaji guru SD dan SMP, sedangkan gaji guru SMA sedikit lebih tinggi. Grade menggambarkan periode kerja. Seorang guru muda akan memperoleh 156,500 yen per bulan, dengan kurs hari ini (setara dengan 156,500xRp75.295=Rp 11,783,667). Apakah ini besar atau tidak, silahkan membandingkan dengan tulisannya Pak Anto tentang gaji beberapa profesi di Jepang
Atau bisa juga dibandingkan dengan beasiswa dari Monbukagakusho (kementerian pendidikan Jepang) untuk mahasiswa asing sebesar 172,000 yen per bulan, yang dengan uang sebesar itu sebagian mahasiswa dapat menabung dan membeli rumah di Indonesia (bagi yang bisa (^_^))
Rata-rata guru di Jepang mulai bekerja pada usia 22-23 tahun, setamat Universitas. Hasil survey MEXT (Kementerian Pendidikan Jepang) menunjukkan bahwa rata-rata guru di Jepang berumur 42 tahun, dengan kata lain mereka telah bekerja selama 20 tahun. Selama 20 tahun bekerja seorang guru sekolah publik akan memperoleh gaji sebesar 362,900 yen atau setara dengan Rp 27,324,555 per bulan.
Selain medapatkan gaji bulanan, para guru juga memperoleh extra salary (adjusment allowance) sebesar 4% gaji bulanan, dan juga akan mendapatkan bonus 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember sebesar 4.65% gaji bulanan. Sehingga guru yang bekerja selama 20 tahun akan menerima total penghasilan per bulan sebesar 362,900 plus (362,900×4%) = 377,416 yen. Dan akan menerima gaji per tahun sebesar 362,900×12 plus (362,900×4%x12) plus (363,900×4.65%x2)= 4,562,741.7 yen. Kalau dibuat ke rupiah, ya silahkan hitung sendiri.
Gaji guru di sekolah negeri dibayar oleh pemerintahan di tingkat prefecture (provinsi) sebesar 50% dan pemerintah pusat 50%. Prosentasi ini bisa berubah jika kondisi prefekture tidak begitu kaya.
Selain gaji, bonus dan extra gaji seperti di atas, terdapat pula beberapa tambahan gaji yang tidak berlaku nasional, misalnya : regional allowance, supporting family allowance, commuting allowance, head teacher allowance and head teacher instructor allowance, club activities instructor allowance.
Dengan gaji sebesar itu tidak ada guru yang melakukan kerja sambilan, sebab penghasilan bulanannya sudah sangat mencukupi. Selain menerima penghargaan secara ekonomi dengan sangat baik, para guru di Jepang juga memiliki posisi terhormat di masyarakat.


Sumber: http://murniramli.wordpress.com/2007/02/15/gaji-guru-di-jepang/

D. Kurikulum SD di Jepang
Kurikulum sekolah di Jepang meliputi tiga aspek yaitu, subjects (kamoku), moral education (doutoukukyouiku) dan extra- curricular. Subjects atau mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib di SD, dan mata pelajaran wajib dan pilihan di SMP dan SMA. Pendidikan moral bukan berupa mata pelajaran khusus seperti di Indonesia, tetapi berupa guidance dan konseling selama 1 jam pelajaran dalam seminggu yang dilakukan oleh guru wali kelas. Tidak ada penilaian atau nilai raport untuk mapel ini. Extra kurikuler berupa kegiatan olah raga, seni, kegiatan OSIS, atau event sekolah.
Berikut ini adalah jumlah jam pelajaran di SD selama setahun (data tahun 1998 )
Subject
Yearly School hours per Grade (hours)
1 2 3 4 5 6
Japanese 306(272) 315(280) 280(235) 280(235) 210(180) 210(175)
Social Studies - - 105(70) 105(85) 105(90) 105(100)
Arithmetic 136(114) 175(155) 175(150) 175(150) 175(150) 175(150)
Science - - 105(70) 105(90) 105(95) 105(95)
Life Environment Studies 102(102) 102(102) - - - -
Music 68(68 ) 70(70) 70(60) 70(60) 70(50) 70(50)
Drawing and Handicrafts 68(68 ) 70(70) 70(60) 70(50) 70(50) 70(50)
Homemaking - - - - 70(60) 70(55)
Physic Education 102(90) 105(90) 105(90) 105(90) 105(90) 105(90)
Moral Education 34(34) 35(35) 35(35) 35(35) 35(35) 35(35)
Extra Curicular 34(34) 35(35) 35(35) 70(35) 70(35) 70(35)
Integrated Study

105 105 110 110
Total 850(782) 910(840) 980(910) 1015(945) 1015(945) 1015(945)
Dan anak-anak SMP mulai belajar bahasa asing seperti contoh di bawah ini,
Subject Yearly School Hours per Grade (hours)

1 2 3
Japanese 175(140) 175(105) 175(105)
Social Studies 140(105) 140(105) 70-105(85)
Mathematics 105(105) 140(105) 140(105)
Science 105(105) 105(105) 105-140(85)
Music 70(40) 35-70(35) 35(35)
Arts 70(45) 35-70(35) 35(35)
Health and Physic Education 105(90) 105(90) 105-140(90)
Industrial Arts and Home economic 70(70) 70(70) 70-105 (35)
Foreign Language 105-140(105) 105-140(105) 105-140(105)
Elective Subjects 0-35 (0-30) 0-105(50-85) 35-275(105-165)
Moral Education 35(35) 35(35) 35(35)
Extra Curricular 35-70(35) 35-70(35) 35-70(35)
Integrated Study 70-100 70-105 70-130
Total 1050(980) 1050(980) 1050(980)
Angka di dalam kurung menunjukkan jumlah jam pelajaran per tahun yang berlaku sejak tahun 2002 hingga saat ini. Sebentar lagi akan ada perubahan jumlah jam pelajaran, yaitu penambahan pada jam pelajaran bahasa Inggris untuk SD kelas 5 dan 6, dan pengurangan jam integrated study.
Integrated study juga bukan pelajaran khusus yang akan diujikan kepada siswa, tetapi dalam laporan hasil belajar ada penjelasan tentang apa saja kegiatan yang telah dilakukan/diajarkan kepada siswa selama jam-jam tersebut.
Beberapa SMP dan SMA menawarkan pelajaran pilihan kepada siswa, sesuai dengan minat mereka, tetapi pelajaran pilihan ini tidak diwajibkan kepada sekolah untuk menyelenggarakannya.




.::Related Posts:

1 comments:

Mr. 4empat on Sunday, December 25, 2011 8:48:00 PM said... Reply

http://4empat.blogspot.com/


Post a Comment

Silahkan tulis komentar sebagai umpan balik dari artikel ini. Tidak diperkenankan untuk komentar yang berunsur spamming, porno, dll.

Sub Menu

  • 1. Membuat Teks Berkedip
  • 2. Menambah Elemen di Atas dan Bawah Posting
  • 3. Menambah Dua Elemen di Bawah Sidebar
  • 4. Kotak Komentar Blogger Bermasalah
  • 5. Membuat Teks Bergerak Pada Blogger
  • 6. Membuat Tabel Pada Blogger
  • 7. Cara Membuat Scrollbox pada Blogger
  • 8. Fungsi New Pages Pada Blogspot
  • 9. Cara Menampilkan Tanggal Post (Post Date) Blogger di Waktu Yang Sama
  • 10. Membagi 2 Kolom Sidebar Blog
  • 11. Cara Memperlebar Halaman Blog
  • 12. Mengatur Perataan Posting Artikel
  • 13. Membuat Menu Dropdown Pada Arsip
  • 14. Blogger Sudah Support Fungsi Readmore
  • 15. Menambahkan Web Counter
  • 16. Cara Mendaftar dalam Blogspot
  • 17. Membuat Emotion Pada Blogger
  • 18. Memasang Yahoo Messenger Emotion
  • 19. Membuat Background Posting
  • 20. Membuat Menu Tab View Pada Blogger
  • 21. Cara Mengganti Icon Pada Address Bar
  • 22. Cara Memasang Gambar Berbingkai
  • 23. Cara Membuat Tombol Facebook Like di Blogger
  • 24. Cara Membuat Related Post Dengan Fungsi Scroll
  • 25. Membuat Border dan Kotak Pada Postingan
  • 26. Cara Membuat Buku Tamu Melayang
  • 27. Membuat Iklan Melayang dengan Tombol Close
  • 28. Membuat Kata Sambutan, Penutup dan Pertanyaan Pada Blogger
  • 29. Memasang Widget Recent Post dengan Thumblnails
  • 30. Evolusi Blogger dari Tahun 1999 - 2009
  • 31. Tips Agar Blog Anda Mudah Diakses di HP
  • 32. Cara Memasang Retweet Button Pada Blogger
  • 33. Cara Memperbesar Image/Gambar Pada Postingan Blog
  • 34. Menambah Font dari Google Custom Pada Blogger
  • 35. Membackup Komentar di Blogger
  • 36. Koleksi Gratis RSS Feed Icon dan RSS Feed Vector Graphics
  • 37. Tips Menjadikan Blogger Unlimited Bandwidht/Loading Page Super Cepat
  • 38. Daftar 'Keyboard Shortcut' Untuk Posting di Blogger
  • 39. Mengganti Font Blogger dari Kernest.com
  • 40. Tips Seni Dalam Menulis Artikel di Blog Kita
  • 41. 8 Tips Menulis Artikel Blog Dalam Waktu 20 Menit
  • 42. 5 Tips Efektif dalam Menulis di Blog
  • 43. Mengenal Lebih Dekat Tentang SEO dengan SEO Dictionary
  • 44. 4 Situs Terbaik Bekapasitas 10GB Untuk Menyimpan Data Secara Online
  • 45. SEO adalah Kerangka, Konten adalah Otot, Sosial Media adalah Fisik
  • 46. Bagaimana Cara Kerja Google?
  • 47. Perbaharui Posting Lama Anda
  • 48. Mengapa Page Rank Blog/Web Jatuh?
  • 49. Share Buttons Milik Blogger
  • 50. Integrasi Antara Blogger dan Zemanta Gadget
  • 51. Gambaran Frekuensi Posting Blog kita
  • 52. Cara Mengatasi Blog Post dari Copy Paste
  • 53. Batas/Limit Kapasitas Akun Blogger
  • 54. Posting Blog Menggunakan Word 2010
  • 55. 6 Situs Foto Gratis untuk Blog Anda
  • 56. Cara Menampilkan Tanggal Post (Post Date) Blogger di Waktu Yang Sama
  • 57. 5 Alasan Mengapa Anda Harus Menjawab Setiap Komentar
  • 58. Cara Memodifikasi Bullet List dan Numbered List di Blogger Post
  • 59. Generasi Blogger Masih Didominasi Oleh Kawula Muda
  • 60. Blogger Perkenalkan Pendeteksi Otomatis Komentar Spam
  • 61. Blogger Belajar Dari Harry Potter
  • 62. Trik Menampilkan Total Post, Comment, dan Online User
  • 63. 38 Jawaban SEO
  • 64. Trik Menampilkan Total Post, Comment, dan Online User
  • 65. Cara Mentransfer Akun Blog ke Akun Blog yang Lain
  • 66. Mengenal Fungsi Navbar di Blogger
  • 67. Cara Pasang Recent Posts Thumbnails Dengan Mudah
  • 68. Cara Memasang File Flash Di Blog Post
  • Popular Posts

    Shout it!